Jambi- Kerinci.Ramadan telah berjalan 30 hari, berarti Hari Raya Idul Fitri akan segera tiba. Khusus nya Kerinci memiliki berbagai macam adat dan budaya. Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, ada beberapa tradisi unik dari daerah yang ada di Kerinci. Apa saja tradisi yang dilakukan masyarakat setempat di berbagai daerah?
Kayu aho Mangkak atau Koto Lanang tradisi dari Kecamatan Depati Tujuh kabupaten kerinci. Kayu Aho Mangkak Koto lanang adalah tradisi menyembelih hewan Kerbau atau Sapi dan dilaksanakan tiga kali dalam setahun, yaitu Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan. Jumlah hewan yang disembelih Dua ekor kerbau yang dilaksanakan Depati Sekungkung Kodrat dengan semboyan "Lantak tidak goyah,cermin tidak kabur.
Tradisi ini di desa kayu aho mangkak koto lanang biasanya berlangsung satu tiga hari sebelum hari raya, sedangkan di kayu Aho mangkak koto lanang berlangsung tiga hari sebelum hari raya idul fitri 1443H.
Biasanya masyarakat memasak daging dengan kenduri setelah itu membawanya ke masjid atau gedung serbaguna desa kayu aho mangkak koto lanang kecamatan depati tujuh kabupaten kerinci untuk makan bersama tetangga dan warga yang lain baik dari perantauan di desa kayu aho mangkak koto lanang dengan 5 luhah /Suku.
Eska Elsa, DPT selaku ketua adat lima luhah kayu aho mangkak koto lanang kecamatan Depati Tujuh kabupaten Kerinci mengatakan" insya allah pelaksanaan sholat idul fitri Berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang sebelum nya kita harapkan"ujarnya
lanjut Eska Elsa,DPT " dimalam 27 ramadhan dalam proses pemilihan imam,khatib dan bilal dari hasil kemupakatan Suku depati Sekungkung Kodrat".pungkasnya
Selain itu Drs. Erdayono selaku anak batino mengatakan" Selaku anak batino depati sekungkung Kodrat segala persiapan sudah matang sebagaimana yang di arahkan Para Depati ninik mamak depati sekungkung kodrat. tandasnya
anak jantan depati sekungkung kodrat sahjudin mengatakan" Segala Pelaksanaan sholat idul fitri sesuai apa yang kita harapkan, kami berterima kasih kepada para Depati ninik mamak yang cukup bekerja keras ,baik pikiran dan tenaga dalam pelaksanaan sholat idul fitri 1443H. ucapnya
tak kalah penting nya selaku khatib,Yopi kader dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kabupaten kerinci ikut turut mengapriasiasi Depati Sekungkung kodrat dengan semboyan" Lantak tidak goyah,cermin tidak kabur dengan artian pendirian yang kokoh tidak bisa berubah. tutupnya.
Reporter : Feki Novendi Eksal