Geger ! Hendak Mencari Burung, Warga Mataram Malah Temukan Pria Gantung Diri.
Mataram, NTB - Seorang pria ditemukan gantung diri di salah satu pohon di Jalan Sandubaya komplek pergudangan pegadaian Kelurahan Mandalika Sandubaya kota Mataram, Sabtu, 12 November 2022.
Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah mengatakan pria yang gantung gantung diri tersebut berinisial A (30) merupakan warga Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.
Pria yang gantung diri itu ditemukan oleh warga yang sedang mencari burung.
“Naas bukan malah dapat burung, saat menyalakan lampu senter ke atas pohon malah yang ditemukan seorang pria gantung diri,” kata Nasrullah.
Mendengar kejadian tersebut, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Mataram, bersama SPKT Polsek Sandubaya, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) gantung diri.
"Korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," tutur Nasrullah.
Dia menjelaskan, kronologis kejadian awalnya pada hari Sabtu tanggal 12 November 2022 sekitar pukul 23.00 Wita saksi inisial BMR dan saksi inisial DS sedang mencari burung dengan cara menembak, pada saat sampai di Jalan Sandubaya komplek pergudangan pegadaian Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.
"Saksi BMR menyenter burung tetapi yang dilihat korban gantung diri dan korban sudah tergantung di pohon lamtoro seketika kedua saksi tersebut lari dan memberitahu saksi RR bahwa ada korban gantung diri," jelas Nasrullah.
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sandubaya Polresta Mataram.
"Setelah itu saksi RR memberitahu ke Polsek Sandubaya dan langsung olah TKP serta evakuasi yang sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara ditemani oleh Keluarga korban, Kepala lingkungan Gerung Butun Barat, Kanit Reskrim Polsek Sandubaya dan Kapolsek Sandubaya," lanjutnya.
Berdasarkan hasil visum luar dari Dokter terdapat luka jerat pada leher, luka pada leher dasar, lidah tergigit.
"Keterangan dari dokter dari ciri yang ada pada orang gantung diri, korban murni gantung diri", ungkap Nasrullah
Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan Otopsi karna tidak ditemukan luka atau tanda tanda kekerasan atau perbuatan yang lain pada jenazah korban.
"Keluarga menerima sebagai suatu musibah dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga atas nama Sahirpan", tutup Nasrullah.(tim)
