Kuliah Di Uhamka Dengan Niat Yang Bersih Akan Mendatangkan Aura Positif -->

Categorised Posts

Kuliah Di Uhamka Dengan Niat Yang Bersih Akan Mendatangkan Aura Positif

Sabtu, 03 Desember 2022, Desember 03, 2022

 Kuliah Di Uhamka Dengan Niat Yang Bersih Akan Mendatangkan Aura Positif



Jakarta, tintahukum.com | Berlangsung di lantai 2 kampus pascasarjana 3 Bahasa Indonesia  Uhamka Jakarta yang dipandu oleh dosen Metodologi Penelitian Bahasa Prof.Dr. Nani Solihat, M.Pd dan Dr. Nini  ibrahim, M.Pd dengan di hadiri oleh para mahasiswa Pascasarjana yaitu Asep Jejen Jaelani, Egi Nursivera, Trie Utari Dewi, Ana Widiastuti, Ifah Hanifah, Nursalim Turatea, Ria Candra Dewi, dan Endah Tri Kusumawati.


Prof.Dr. Nani Sholihat, M.Pd dalam arahannya sebelum perkuliahan dimulai kepada mahasiswa mengatakan bahwa mungkin dengan adanya mata kuliah ini ada yang tertarik hati dan jiwanya sehingga ingin berubah dari strategi penelitian lain ke penelitian studi kasus, karena penelitian studi kasus ini termasuk studi penelitian yang menarik untuk disimak.


Tentu dalam memilih suatu penelitian akan ada tujuan dan sasaran yang ingin di capai dalam penelitian kasus tersebut. Kebaruan dalam penelitian studi kasus maka adalah hal yang sangat diharapkan untuk mendapatkan bahan masukan termasuk dalam langkah langkah penelitian studi kasus tersebut.


Di ruangan yang sama Ana Widiastuti dengan gayanya yang unik menjelaskan materinya  mengatakan mengutip dari pendapat Robert K. Yin, proses pencarian pengetahuan guna menyelidiki dan memeriksa fenomena yang terjadi dalam kehidupan nyata. 


Studi kasus bisa digunakan saat fenomena dan kehidupan nyata memiliki batas yang samar atau tidak jelas. Studi kasus juga memiliki berbagai sumber yang dijadikan sebagai alat pencarian dan bukti.


Mengutip juga dari pandangan Polit dan Hungler, fokus dalam menentukan dinamika terkait pertanyaan mengapa individu berpikir dan bertindak, selain itu mengembangkan diri dan menilai bahwa fokus tersebut adalah sesuatu yang penting untuk dicari.


Dilanjutkannya juga dari pandangan Susilo Rahardjo dan Gudnanto, metode dalam mengetahui dan memahami seseorang menggunakan praktek inklusif dan menyeluruh atau komprehensif. Lewat praktek yang dilakukan, peneliti akan mengumpulkan individu yang dijadikan sebagai subjek penelitian. 


Hal yang sama ditambahkan oleh Dr. Nini Ibrahim, M.Pd, mengatakan bahwa menyangkut sesuatu yang luar biasa, yang berkaitan dengan kepentingan umum atau bahkan dengan kepentingan nasional

 

Batas-batasnya dapat ditentukan dengan jelas, kelengkapan ini juga ditunjukkan oleh kedalaman dan keluasan data yang digali peneliti, dan kasusnya mampu diselesaikan oleh penelitinya dengan balk dan tepat meskipun dihadang oleh berbagai keterbatasan.

 

Mampu mengantisipasi berbagai alternatif jawaban dan sudut pandang yang berbeda-beda. Studi kasus mampu menunjukkan bukti-bukti yang paling penting saja


Merupakan strategi penelitian dan penyelidikan empiris,


Selain dari hal yang saya jelaskan tadi juga perlu diketahui bahwa jujur kuliah di Uhamka Dengan niat yang yang bersih akan mendatangkan aura positif, demikian Dr. Nini mengakhiri pembicaraan di depan mahasiswa Pascasarjana.


Selanjutnya Endah Widiastuti menambahkan bahwa penggalian informasi secara mendalam akan dilakukan peneliti demi pemahaman secara detail adalah metode yang ditujukan untuk menyelidiki dan mempelajari peristiwa atau fenomena tentang sesuatu. 


Sesuatu atau individu yang dijadikan sebagai objek ini nantinya diteliti lebih lanjut, sementara hasil penyelidikan dapat berbentuk beberapa laporan seperti biografi hingga riwayat hidup dan membutuhkan banyak informasi


Mengutip dari Winston M. Tellis Tellis, studi kasus adalah salah satu cara penelitian yang mempunyai unit analisis yang mengacu pada tindakan individu maupun lembaga ketimbang dengan diri individu maupun lembaga itu sendiri. 


Studi kasus berfokus pada tindakan atau perilaku yang dihasilkan sehingga menghindari ketidakjelasan pada individu atau lembaga tertentu


Penelitian suatu kasus yang setiap prosesnya dilakukan secara rinci, tajam, dan mendalam berupa individu, kelompok, organisasi, maupun lembaga.


Apa Tujuan Umum Penelitian Studi Kasus?

Bu Endah Memperlihatkan secara detail terkait kondisi yang dialami oleh individu dengan statusnya sebagai subjek penelitian. Individu ini bisa berupa perorangan, bisnis, organisasi, lembaga tertentu dan yang lainnya


Melakukan identifikasi masalah utama pada kasus, peneliti mampu melakukan identifikasi dalam berbagai masalah dan menentukan masalah yang menjadi masalah utama dari suatu kasus menggunakan metode ini.


Melakukan analisis kasus menggunakan konsep teoritis dan teori yang digunakan untuk identifikasi berbagai masalah dan menentukan masalah yang menjadi  masalah utama dari suatu kasus tersebut atau yang sedang diteliti dengan menggunakan konsep teoritis, merupakan teori yang masih relevan dari bidang disiplin ilmu tertentu, sehingga penggunaannya diperlukan dalam meneliti suatu individu dengan masalah yang sedang dialami


Memberi rekomendasi terkait tindakan yang bisa menjadi penyelesaian dari suatu kasus, atau dapat dikatakan peneliti mampu merekomendasikan solusi dari masalah dan penyebab yang membuat muncul masalah tersebut. Apa Tujuan Spesifik Penelitian Studi Kasus?


Di bidang psikologi sebagai informasi yang lebih mendalam terkait segala sesuatu yang berhubungan dengan otak manusia, termasuk perilaku dan pemikiran secara kognitif


Bidang sosiologi untuk mendapat informasi mendalam, namun tidak memperhatikan perilaku maupun interaksi yang terjadi di dalam atau antara suatu organisasi, bisa komunitas atau kelompok.


Sedangkan untuk melakukan eksperimen seperti halnya sejumlah teori yang mampu menghasilkan teori baru, para ilmuwan memiliki kesempatan mengembangkan hipotesis dan melakukan penelitian studi kasus.


Buku yang berjudul The Art of Research (1995) menjelaskan tujuan utama dari penelitian studi kasus adalah untuk “mengungkapkan keunikan karakteristik yang ada di dalam suatu kasus


Bu Endah menambahkan bahwa jenis Penelitian Studi Kasus 

Menurut Kedalaman Analisis Data 

Studi Kasus Eksplanatori (penelitian pasca-fakta) deskripsinya adalah Deskripsi inventigasi kausal (hubungan sebab akibat) sedangkan tujuannya adalah Menjelaskan data yang tidak bisa dijelaskan pada penelitian sebelumnya. 


Studi Kasus Eksploratori (Penjelajahan) deskripsinya adalah Studi untuk menemukan informasi atau data tambahan mengenai sesuatu topik/masalah yang belum dipahami sepenuhnya oleh seorang peneliti. dan tujuan akhirnya adalah Lebih banyak informasi mendasar tentang latar belakang, informasi, data-data yang belum diketahui tentang studi kasus yang dilakukan. 

Studi Kasus Deskriptif deskripsinya adalah Penyelidikan intensif tentang individu, dan atau unit sosial yang dilakukan secara mendalam dengan menemukan semua variabel penting tentang perkembangan individu atau unit sosial yang diteliti sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah Melakukan analisis suatu fenomena, keadaan atau kejadian dengan menggunakan metode tertentu. Dapat digunakan untuk membuat hipotesis.(Nursalim Turatea).

TerPopuler